#ProyekDIRA | Minggu Ke-0

Kami (saya & istri) punya dana 50 juta Rupiah, dan kami ingin investasikan dana tersebut di pasar saham Indonesia.

Kami menamai proyek ini #ProyekDIRA (Dana Investasi Rizka & Ardhi) karena memang dana yang kami kelola adalah uang pribadi kami yang jumlahnya kecil, tidak sebanding dengan pengelola reksadana/hedge fund kawakan & profesional dengan dana kelolaan yang mencapai angka milyaran/trilyunan. Modal awal kami sebesar 50 juta Rupiah, dan kami akan tambah modal lagi dari sisa gaji yang ada. Kami akan update laporan transaksi dan nilai aset total tiap minggunya (mudah-mudahan bisa konsisten ya).

Kami mengelola dana tersebut menggunakan prinsip-prinsip yang, bisa jadi, sangat berbeda dengan pengelola reksadana & hedge fund pada umumnya. Prinsip kami adalah :

  1. Kami akan berusaha meminimalisasi frekuensi transaksi. Kami yakin setiap saham yang kami pilih punya prospek imbal hasil yang cukup memuaskan dalam jangka panjang, dan kami memilih gaya investasi yang sangat pasif (beli & tahan selama mungkin).
  2. Kami akan melaporkan transaksi dan hasil investasi dengan transparan. Semua transaksi akan kami laporkan maksimal dalam 24 jam, dan kami akan sampaikan Surat Mingguan setiap hari minggu yang berisi ringkasan Laporan Keuangan (Balance Sheet, Income Statement, Transaction Ledger & Historical Performance vs IHSG) serta beberapa topik lain yang ingin kami diskusikan. Ringkasan Laporan Keuangan tersebut kami buat dalam format Google Sheets yang bisa diakses di sini.
  3. Kami memilih sendiri saham untuk investasi, dan kami menggunakan IHSG sebagai benchmark. Namun demikian, kami yakin tidak akan bisa mengalahkan imbal hasil dari IHSG dalam jangka panjang (jika anda ingin imbal hasil setara dengan IHSG, lebih baik investasikan dana anda di reksadana/ETF berbasis indeks). Jika pada periode tertentu, imbal hasil dari portofolio investasi kami lebih tinggi daripada IHSG, kami yakin hal tersebut murni karena faktor keberuntungan dan akan sangat jarang terjadi.

Kami menyusun Laporan Keuangan dengan kaidah akuntansi yang sangat sederhana (mohon kritik & saran jika menemukan ketidaksesuaian). Berikut Laporan Keuangan per tanggal 31 Maret 2019 (Week-0).

Balance Sheet per tanggal 31 Maret 2019

Income Statement per tanggal 31 Maret 2019

Transaction Ledger per tanggal 31 Maret 2019

Historical Performance per tanggal 31 Maret 2019

Sebagai tambahan informasi, kami menggunakan platform Stockbit dengan Sinarmas Sekuritas sebagai pialang transaksi saham. Kami pilih Stockbit karena website & mobile app-nya sangat mudah digunakan dan Stockbit menyediakan data yang sangat lengkap. Kami menggunakan Sinarmas Sekuritas sebagai pialang karena mereka sudah bekerja sama dengan Stockbit, dan biaya transaksi yang dikenakan juga cukup rendah (Biaya beli 0.15%, biaya jual 0.25% termasuk pajak, dan tidak ada biaya minimum).


Rizka & Ardhi

Comments

Leave a comment