Sebelumnya kami mohon maaf, karena berbagai kesibukan & kami juga harus pulang kampung untuk pemilu, kami tidak bisa melaporkan hasil minggu kedua dengan tepat waktu. Untuk itu, laporan minggu kedua akan kami gabungkan juga dengan hasil minggu ketiga.
Selain itu, jika sebelumnya kami masing menggunakan beberapa istilah dalam Bahasa Inggris, mulai minggu ini kami ganti semuanya ke Bahasa Indonesia. Mohon informasikan ke kami jika ada penggunaan istilah yang kurang tepat.
Minggu Ke-2
Per 14 April 2019 (akhir minggu kedua), total nilai aset kami sedikit turun sebesar Rp -37,500 (-0.07%). Pada periode yang sama, IHSG turun cukup signifikan ke angka 6,405.87 (-1.05%), sehingga secara keseluruhan (sejak kami memulai #ProyekDIRA ini), performa portofolio kami sedikit mengungguli IHSG dengan selisih sebesar 0.98%.
Portofolio kami turun karena dampak dari ASII (Rp -162,500), meskipun saham lainnya seperti UNVR (Rp +90,000), ICBP (Rp +25,000), dan BBCA (Rp +10,000) naik.

Minggu Ke-3
Per 21 April 2019 (akhir minggu ketiga) kemarin, total nilai aset kami naik cukup signifikan sebesar Rp +1,557,500 (+3.11%). Kecuali UNVR yang turun Rp -10,000, saham kami yang lain naik cukup signifikan, yaitu
- WSKT (Rp +800,000)
- ASII (Rp +487,500)
- BBCA (Rp +230,000)
- ICBP (Rp +50,000).

Sementara itu, IHSG juga naik cukup signifikan minggu lalu, ke angka 6,507.22 (+1.58%), sehingga performa mingguan portofolio kami bisa mengungguli IHSG dengan selisih 1.53%.
Secara keseluruhan (sejak kami memulai #ProyekDIRA ini), portofolio kami sudah naik sebesar 3.13%, mengungguli IHSG yang naik 0.59% pada periode yang sama.

Namun demikian, kami berani memprediksi bahwa keunggulan ini hanya sementara, dan kami yakin IHSG akan memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dari portofolio kami di masa mendatang.
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang sudah diperbaharui per tanggal 21 April 2019.



Rizka & Ardhi
Leave a comment