Pada Minggu ke-10 (03–09 Juni 2019) kemarin bursa saham libur, sehingga nilai portofolio kami pun tidak berubah. Pada tanggal 10 Juni 2019, kami menyuntikkan dana segar dari sisa gaji kami sebesar Rp 10,000,000. Selain itu, kami juga menerima dividen dari WSKT sebesar Rp 364,930 yang kemudian dipotong pajak 10% sebesar Rp 36,493.
Uang kas tersebut kami gunakan untuk membeli saham-saham berikut :
- 100 lembar saham UNVR pada harga Rp 44,625 (total Rp 4,462,500)
- 700 lembar saham ASII pada harga Rp 7,475 (total Rp 5,232,500)
- 300 lembar saham WSKT pada harga Rp 1,865 (total Rp 559,500)
Atas pembelian tersebut dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 15,381.
Per akhir Minggu ke-11 (16 Juni 2019), total nilai aset kami naik sebesar Rp +1,057,556 (+1.77% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 60,749,794. Berikut detailnya :
- WSKT naik Rp +599,500
- ICBP naik Rp +175,000
- UNVR naik Rp +77,500
- BBCA turun Rp -40,000
- ASII turun Rp -67,500
- Dividen WSKT Rp +364,930
- Pajak atas dividen WSKT Rp -36,493
- Biaya transaksi pembelian tambahan saham UNVR, ASII, & WSKT Rp -15,381

Setelah libur Lebaran yang cukup panjang, minggu lalu pasar saham pun sedikit menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,250.27 (+0.66% dari minggu sebelumnya).
Jika dihitung sejak awal kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), portofolio kami naik sebesar +1.15%, unggul sementara atas IHSG yang turun -3.38% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang sudah diperbaharui. Laporan tersebut juga tersedia dalam format Google Sheets yang dapat diakses di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment