Awal pekan lalu, kami menyuntikkan modal tambahan sebesar Rp 20,000,000, sehingga kami memulai Minggu ke-19 ini dengan nilai total aset sebesar Rp 91.817,614. Modal tambahan tersebut langsung kami gunakan untuk membeli saham-saham sebagai berikut :
- 2,700 lembar saham BBRI pada harga Rp 4,130 (total Rp 11,151,000)
- 400 lembar saham ICBP pada harga 10,775 (total Rp 4,310,000)
- 100 lembar saham UNVR pada harga Rp 44,600 (total Rp 4,460,000)
Atas pembelian saham tersebut, dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 29,882.
Per akhir Minggu ke-19 (11 Agustus 2019), portofolio kami (dan pasar saham pada umumnya) masih melanjutkan tren penurunan. Nilai aset kami sendiri turun sebesar Rp -470,882 (-0.51% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 91,346,732. Berikut detailnya :
Laba/Rugi yang Belum Direalisasikan
- WSKT turun Rp -711,000
- ASII turun Rp -600,000
- BBCA turun Rp -300,000
- UNVR turun Rp -30,000
- BBRI naik Rp +540,000
- ICBP naik Rp +660,000
Biaya Lainnya
- Biaya transaksi pembelian saham BBRI, ICBP, & UNVR Rp -29,882

Setelah sedikit menguat pada Minggu ke-18 kemarin, di Minggu ke-19 ini IHSG malah kembali menurun ke angka 6,282.13 (-0.92% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami masih positif (+2.25%), unggul tipis atas IHSG yang turun -2.89% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment