Per akhir Minggu ke-35 (1 Desember 2019), nilai total portofolio kami turun cukup tajam sebesar Rp -3,290,588 (-2.40% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 133,673,439. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -3,318,000)
- ASII turun Rp -350,000
- BBCA turun Rp -75,000
- BBRI turun Rp -564,000
- ICBP turun Rp -140,000
- PWON turun Rp -264,000
- UNVR turun Rp -140,000
- WSKT turun Rp -1,785,000
Pinjaman P2P (naik Rp +27,412)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar +32,250
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -4,838
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).

Bursa saham secara keseluruhan juga turun, dengan IHSG melemah ke angka 6,011.83 (turun -1.45% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -3.85%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -7.06% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.

Rizka & Ardhi
Leave a comment