Mohon maaf sebelumnya, kami tidak bisa melaporkan portofolio #ProyekDIRA minggu lalu karena kami sedang ke luar kota & tidak membawa laptop. Laporan di bawah ini adalah laporan untuk minggu ke-39 & 40 yang digabung.
Pertama, kami laporkan terlebih dahulu transaksi yang telah diselesaikan. Pada tanggal 26 Desember 2019, kami :
- Membeli 200 lembar saham WSKT pada harga Rp 1,490. Atas transaksi pembelian ini, dikenakan biaya sebesar Rp 449.
- Menyalurkan pinjaman P2P (via Amartha) sebesar Rp 2,500,000 kepada Ibu Linda Anggreani di Konawe, Sulawesi Tenggara (rating A-, imbal hasil 12%). Status pinjaman saat ini sudah dicairkan dan sedang berjalan.

Per akhir Minggu ke-40 (5 Januari 2020), nilai total portofolio kami bertambah sebesar Rp +1,475,576, atau naik sebesar +1.05% dari 2 minggu sebelumnya (akhir Minggu Ke-38) menjadi Rp 142,560,676. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +1,419,500)
- ASII naik Rp +70,000
- BBCA naik Rp +420,000
- BBRI naik Rp +282,000
- ICBP turun Rp -385,000
- PWON turun Rp -132,000
- UNVR naik Rp +500,000
- WSKT naik Rp +963,500
Pinjaman P2P (naik Rp +56,525)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +66,500
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -9,975
Lainnya
- Biaya transaksi pembelian saham WSKT sebesar Rp -449 (0.15% x Rp 299,000)
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).

Bursa saham secara keseluruhan juga naik, dengan IHSG menguat ke angka 6,323.47, atau naik +0.62% dari 2 minggu sebelumnya (akhir Minggu Ke-38). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +2.54%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -2.25% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment