Per akhir Minggu ke-49 (8 Maret 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +2,193,285 (+1.55% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 143,769,430. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +2,144,000)
- ASII naik Rp +420,000
- BBCA turun Rp -270,000
- BBRI turun Rp -846,000
- ICBP naik Rp +1,215,000
- UNVR naik Rp +1,625,000
Pinjaman P2P (naik Rp +48,450)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +57,000
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -8,550
Lainnya (naik Rp +835)
- Bunga dari kas yang mengendap sebesar Rp +1,044
- Pajak atas bunga kas yang mengendap sebesar Rp -209
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan sebagai Kewajiban (Utang) terlebih dahulu.

Bursa saham secara keseluruhan juga naik, dengan IHSG menguat ke angka 5,498.54, (+0.84% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -10.01%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -15.00% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment