Per akhir Minggu ke-53 (5 April 2020), nilai total portofolio kami kembali turun sebesar Rp -1,336,567 (-1.07% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 123,875,905. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -1,337,000)
- ASII turun Rp -630,000
- BBCA turun Rp -45,000
- BBRI turun Rp -1,938,000
- ICBP naik Rp +45,000
- PWON naik Rp +451,000
- UNVR naik Rp +780,000
Lainnya (naik Rp +433)
- Bunga dari kas yang mengendap sebesar Rp +541
- Pajak atas bunga dari kas yang mengendap sebesar Rp -108
Minggu lalu, Amartha menetapkan kebijakan untuk menunda pembayaran cicilan pinjaman P2P secara sementara, jadi minggu lalu kami tidak menerima imbal hasil dari pinjaman P2P. Namun demikian, kami telah melunasi pembayaran pajak yang masih terutang sebesar Rp 84,555.

Bursa saham secara keseluruhan justru menguat, dengan IHSG naik ke angka 4,623.43, (+1.71% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -28.06%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -28.53% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Setelah melunasi berbagai kewajiban & mengalokasikan biaya hidup untuk bulan ini, kami bisa menyisihkan dana sebesar 20 juta Rupiah dari gaji kami untuk diinvestasikan. Dengan demikian, kami akan memulai Minggu Ke-54 dengan total nilai portofolio sebesar Rp 143,875,905.
Rizka & Ardhi
Leave a comment