Per akhir Minggu ke-63 (14 Juni 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -2,874,047 (-1.53% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 184,548,122. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -2,822,300)
- ASII turun Rp -1,050,000
- BBCA turun Rp -165,000
- BBRI turun Rp -536,000
- ICBP turun Rp -90,000
- PWON turun Rp -360,800
- UNVR naik Rp +390,000
- WIKA turun Rp -787,500
- WSKT turun Rp -223,000
Pinjaman P2P (turun Rp -43,932)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +36,550
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -5,482
- Biaya asuransi pinjaman P2P ke Bu Rosniati sebesar Rp -75,000
Lainnya (Turun Rp -7,814)
- Biaya transaksi pembelian saham ICBP & WSKT sebesar Rp -7,814
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga melemah, dengan IHSG turun ke angka 4,880.36 (-1.36% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -18.35%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -24.55% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment