Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir Minggu ini, kami hendak melaporkan dulu transaksi penyaluran pinjaman P2P lewat Amartha & Koinworks sebagai berikut :
- Pinjaman P2P ke Bu Sri Sumarni (Solo, JATENG) via Amartha sebesar Rp 3,500,000
- Pinjaman P2P via Koinworks sebesar Rp 2,600,000


Per akhir Minggu ke-85 (15 November 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +15,586,719 (+5.47% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 300,746,362. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +15,370,600)
- ADMF turun Rp -65,000
- ASII naik Rp +375,000
- BBCA naik Rp +270,000
- BBRI naik Rp +2,948,000
- BJBR naik Rp +2,924,000
- ICBP turun Rp -367,500
- PWON naik Rp +1,778,200
- SRIL naik Rp +396,400
- UNVR turun Rp -845,000
- WIKA naik Rp +2,712,500
- WSKT naik Rp +5,244,000
Pinjaman P2P (naik Rp +230,539)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +215,340
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -32,301
- Asuransi pinjaman P2P ke Bu Sri Sumarni sebesar Rp -52,500
- Voucher promosi Amartha sebesar Rp 100,000
Lainnya (turun Rp -14,420)
- Biaya transaksi pembelian saham BJBR sebesar Rp -14,420
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,461.06 (+2.35% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -6.56%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -15.58% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment