Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir Minggu ini, kami hendak menyampaikan dulu transaksi penyaluran pinjaman P2P lewat Koinworks sebesar Rp 2,700,000.

Per akhir Minggu ke-89 (13 Desember 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +3,387,522 (+1.04% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 329,953,603. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +3,312,000)
- ADMF turun Rp -130,000
- ASII turun Rp -125,000
- BBCA naik Rp +1,035,000
- BBRI turun Rp -134,000
- BJBR naik Rp +2,784,000
- ICBP turun Rp -262,500
- PWON naik Rp +1,307,500
- UNVR turun Rp -325,000
- WIKA turun Rp -700,000
- WSKT turun Rp -138,000
Pinjaman P2P (naik Rp +75,522)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp + 88,850
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -13,328
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P yang kami dapat sampai minggu lalu sebesar Rp 96,611 sudah kami lunasi. Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,938.33 (+2.20% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +2.51%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -8.20% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Setelah menyelesaikan berbagai kewajiban di awal bulan, kami bisa menyiapkan dana segar sebesar 10 juta Rupiah untuk dimasukkan ke dalam portofolio #ProyekDIRA. Karena nilai saham sudah naik cukup signifikan akhir-akhir ini, rencananya dana tersebut akan kami alokasikan seluruhnya untuk pinjaman P2P lewat Amartha dan Koinworks.
Rizka & Ardhi
Leave a comment