Per akhir Minggu ke-93 (10 Januari 2021), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +11,442,728 (+3.25% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 363,136,574. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +11,245,400)
- ADMF turun Rp -800,000
- ASII naik Rp +2,000,000
- BBCA naik Rp +1,120,000
- BBRI naik Rp +1,474,000
- BJBR naik Rp +2,016,000
- ICBP turun Rp -130,000
- PWON naik Rp +261,500
- SRIL naik Rp +594,600
- UNVR turun Rp -560,000
- WEGE naik Rp +1,156,800
- WIKA naik Rp +4,112,500
Pinjaman P2P (naik Rp +197,327)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +232,150
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -34,823
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P yang masih terutang sebesar Rp 107,144 telah kami lunasi.

Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,257.84 (+4.66%% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +9.50%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -3.26% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Setelah menyelesaikan berbagai kewajiban di awal bulan, kami bisa mengalokasikan dana tambahan sebesar 10 juta Rupiah. Rencananya dana tersebut akan kami investasikan pada saham dan reksadana pendapatan tetap.
Rizka & Ardhi
Leave a comment