Per akhir Minggu ke-94 (17 Januari 2021), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +8,036,478 (+2.15% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 381,173,053. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Aset yang Belum Direalisasikan (naik Rp +7,942,946)
- ADMF naik Rp +560,000
- ASII naik Rp +750,000
- BBCA turun Rp -380,000
- BBRI naik Rp +1,273,000
- BJBR naik Rp +2,016,000
- ICBP turun Rp -390,000
- PWON naik Rp +2,092,000
- UNVR turun Rp -720,000
- WEGE naik Rp +324,200
- WIKA naik Rp +2,450,000
- ABF Indonesia Bond Index Fund turun Rp -32,254
Pinjaman P2P (naik Rp +100,725)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +118,500
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -17,775
Lainnya (turun Rp -7,193)
- Biaya transaksi pembelian saham WEGE sebesar Rp -7,193
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,373.41 (+1.85% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +11.86%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -1.47% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment