Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir pekan ini, berikut transaksi penyaluran pinjaman P2P via KoinWorks pada tanggal 21 Januari kemarin. Transaksi ini dilakukan secara otomatis menggunakan fitur Auto-Purchase dari KoinWorks.

Per akhir Minggu ke-95 (24 Januari 2021), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -12,894,302 (-3.38% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 368,278,751. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Aset yang Belum Direalisasikan (turun Rp -12,999,095)
- ADMF naik Rp +320,000
- ASII naik Rp +625,000
- BBCA naik Rp +500,000
- BBRI naik Rp +938,000
- BJBR turun Rp -249,6000
- ICBP naik Rp +260,000
- PWON turun Rp -2,092,000
- SRIL turun Rp -2,180,200
- UNVR naik Rp +1,040,000
- WEGE turun Rp -2,873,600
- WIKA turun Rp -7,000,000
- ABF Indonesia Bond Index Fund turun Rp -40,295
Pinjaman P2P (naik Rp +104,794)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +123,287
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -18,493
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga melemah, dengan IHSG turun ke angka 6,307.13 (-1.04% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +8.07%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -2.50% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment