Sebelum melaporkan posisi portofolio minggu ini, berikut laporan transaksi pembelian saham yang kami lakukan hari Senin, 8 Maret 2021 kemarin.
- Pembelian 5,800 lembar saham PTRO pada harga Rp 1,810
- Pembelian 2,400 lembar saham PTRO pada harga Rp 1,815
Atas pembelian saham dengan nilai Rp 14,854,000 tersebut, dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 22,281.

Per akhir Minggu ke-102 (14 Maret 2021), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -2,254,789 (-0.61% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 367,048,702. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Aset yang Belum Direalisasikan (turun Rp -2,303,865)
- ADMF turun Rp -320,000
- ASII turun Rp -125,000
- BBCA turun Rp -140,000
- BBRI turun Rp -1,273,000
- BJBR turun Rp -768,000
- ICBP turun Rp -387,500
- PTRO naik Rp +70,000
- PWON naik Rp +1,830,500
- SRIL turun Rp -396,400
- UNVR turun Rp -80,000
- WEGE naik Rp +899,200
- WIKA turun Rp -1,487,500
- ABF Indonesia Bond Index Fund turun Rp -126,165
Pinjaman P2P (naik Rp +71,357)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +83,950
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -12,593
Lainnya (turun Rp -22,281)
- Biaya transaksi pembelian saham PTRO sebesar Rp -22,281
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,358.21 (+1.59% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +1.95%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -1.71% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment