Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir pekan ini, berikut laporan transaksi yang kami lakukan setelah memasukkan modal tambahan di awal pekan lalu.
- Beli reksa dana ABF Indonesia Bond Fund Index Fund sebesar Rp 5,000,000
- Beli 4,800 lembar saham PTRO pada harga Rp 2,040 dengan total Rp 9,792,000
Atas pembelian saham PTRO tersebut dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 14,688.


Per akhir Minggu ke-107 (18 April 2021), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -8,463,122 (-2.32% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 356,920,882. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Aset yang Belum Direalisasikan (turun Rp -8,535,931)
- ADMF turun Rp -480,000
- ASII turun Rp -125,000
- BBCA naik Rp +300,000
- BBRI turun Rp -67,000
- BJBR turun Rp -2,112,000
- ICBP naik Rp +232,500
- PTRO turun Rp -636,000
- PWON turun Rp -1,569,000
- SRIL turun Rp -1,486,500
- UNVR turun Rp -480,000
- WEGE turun Rp -674,400
- WIKA turun Rp -1,400,000
- ABF Indonesia Bond Index Fund turun Rp -38,531
Pinjaman P2P (naik Rp +87,496)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +102,937
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -15,441
Lainnya (turun Rp -14,688)
- Biaya transaksi pembelian saham PTRO sebesar Rp -14,688
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,086.26 (+0.26% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -3.58%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -5.91% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi
Leave a comment