Per akhir Minggu ke-109 (2 Mei 2021), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +1,717,985 (+0.48% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 357,659,559. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Aset yang Belum Direalisasikan (naik Rp +484,521)
- ADMF turun Rp -80,000
- ASII turun Rp -625,000
- BBCA naik Rp +60,000
- BBRI turun Rp -1,340,000
- BJBR turun Rp -1,536,000
- ICBP turun Rp -542,500
- PTRO naik Rp +3,120,000
- PWON naik Rp +784,500
- SRIL turun Rp -99,100
- UNVR turun Rp -240,000
- WEGE naik Rp +449,600
- WIKA naik Rp +525,000
- ABF Indonesia Bond Index Fund naik Rp +8,021
Dividen Saham (naik Rp +1,008,268)
- Dividen BBCA 800 lembar x Rp 432 = Rp +345,600
- Dividen BBRI 6,700 x Rp 98.906 = Rp +662,668
Pinjaman P2P (naik Rp +223,185)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +262,571
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -39,386
Lainnya (naik Rp +2,010)
- Bunga dari kas mengendap Rp +2,513
- Pajak atas bunga dari kas mengendap Rp -503
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan melemah, dengan IHSG turun ke angka 5,995.62 (-0.35% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -3.38%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -7.31% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Minggu ini adalah minggu terakhir kami memberikan update #ProyekDIRA secara publik. Ke depannya, kami akan kelola portofolio kami secara privat.
Mohon maaf karena banyak sekali kekurangan pada pengelolaan portofolio ini. Terima kasih banyak kepada teman-teman yang sudah berkenan membaca update dari kami setiap minggunya.
Rizka & Ardhi
Leave a comment