Per akhir Minggu ke-91 (27 Desember 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -8,056,779 (-2.22% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 354,212,680. Berikut detailnya :
Dividen Saham (naik Rp +52,920)
Dividen BBCA sebesar Rp +58,800
Pajak atas dividen BBCA sebesar Rp -5,880
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -8,217,700)
ADMF turun Rp -560,000
ASII turun Rp -1,000,000
BBCA turun Rp -300,000
BBRI turun Rp -804,000
ICBP turun Rp -455,000
PWON turun Rp -2,353,500
SRIL turun Rp -594,600
UNVR turun Rp -560,000
WEGE turun Rp -1,590,600
Pinjaman P2P (naik Rp +108,001)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +127,060
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -19,059
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 27 Desember 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga melemah, dengan IHSG turun ke angka 6,008.71 (-1.57% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +6.81%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -7.11% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 27 Desember 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 27 Desember 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 27 Desember 2020
Per akhir Minggu ke-90 (20 Desember 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +22,315,856 (+6.56% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 362,269,459. Berikut detailnya :
Dividen Saham (naik Rp +203,580)
Dividen UNVR sebesar Rp +226,200
Pajak atas dividen UNVR sebesar Rp -22,620
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +16,107,300)
ADMF naik Rp +50,000
ASII naik Rp +2,625,000
BBCA naik Rp +200,000
BJBR naik Rp +1,440,000
ICBP turun Rp -275,000
PWON naik Rp +1,307,500
SRIL naik Rp +4,360,400
UNVR naik Rp +370,000
WEGE turun Rp -144,600
WIKA naik Rp +3,412,500
WSKT naik Rp +2,761,500 [*1]
Laba/Rugi Saham yang Sudah Direalisasikan (naik Rp +6,208,500)
Penjualan 27,600 lembar saham WSKT pada harga Rp 1,485 dengan total Rp 40,986,000 dikurangi akumulasi jumlah pembelian saham WSKT sebesar Rp 34,777,500 yang menghasilkan realisasi laba sebesar Rp +6,208,500 [*2]
Catatan terkait laba/rugi yang timbul dari penjualan saham WSKT.
Sampai 13 Desember 2020 kemarin, kami sudah melakukan beberapa kali pembelian saham WSKT sehingga terkumpul 27,600 lembar saham dengan nilai total pembelian sebesar Rp 34,777,500 (rerata harga beli Rp 1,260.05).
Per 13 Desember kemarin, harga pasar WSKT masih Rp 1,160, sehingga nilai saham kami menjadi 27,600 lembar dikali Rp 1,160 = Rp 32,016,000, karena itu kami mencatatkan rugi yang belum direalisasikan untuk WSKT sebesar Rp -2,761,600.
Namun minggu lalu, harga saham WSKT naik cukup signifikan, sehingga kami dapat menjual seluruh saham WSKT yang kami miliki pada harga Rp 1,485, lebih tinggi dari harga terakhir WSKT (Rp 1,160) dan harga rerata pembelian (Rp 1,260.05). Karena itu kami mencatatkan 2 jenis kenaikan laba :
[*1] Laba yang belum direalisasikan naik Rp +2,761,500, agar nilai saham WSKT kembali sama dengan jumlah total pembelian sebesar Rp 34,777.500.
[*2] Laba yang sudah direalisaikan sebesar Rp +6,208,500, yang berasal dari jumlah yang diperoleh dari penjualan WSKT sebesar Rp 40,986,000 dikurangi jumlah pembelian sebesar Rp 34,777,500.
Berikut ilustrasinya :
Biaya Transaksi Penjualan & Pembelian Saham (turun Rp -164,359)
Biaya transaksi penjualan saham WSKT sebesar Rp -102,465
Biaya transaksi pembelian saham ADMF, BBCA, ICBP, UNVR, dan WEGE sebesar Rp -61,894
Pinjaman P2P (turun Rp -39,165)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +95,100
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -14,265
Asuransi pinjaman P2P via Amartha sebesar Rp -120,000
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 20 Desember 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,104.32 (+2.80% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +9.24%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -5.63% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 20 Desember 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 20 Desember 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 20 Desember 2020
Awal minggu ini, kami telah mengalokasikan dana untuk pinjaman P2P via Amartha dan KoinWorks dengan rincian sebagai berikut.
Pinjaman P2P via Amartha
Pinjaman P2P kepada Bu Tarningsing di Brebes, JATENG sebesar Rp 4,000,000
Pinjaman P2P kepada Bu Solicha di Brebes, JATENG sebesar Rp 4,000,000
Status pinjaman P2P via Amartha
Pinjaman P2P via KoinWorks
2 pinjaman via KoinWorks dengan grade B1 dan C1 sebesar Rp 4,900,000
Status pinjaman P2P via KoinWorks
Setelah itu, kami juga melakukan penjualan saham WSKT dan menggunakannya untuk menambah alokasi dana pada saham yang sudah dimiliki dan membeli saham baru.
Berikut laporan transaksi penjualan saham dan pembelian saham baru yang kami lakukan kemarin Jumat, 18 November 2020.
Penjualan Saham
27,600 lembar saham WSKT pada harga Rp 1,485 (total Rp 40,986,000)
Atas penjualan saham tersebut, dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 102,465
Pembelian Saham
600 lembar saham ADMF pada harga Rp 8,800 (total Rp 5,280,000)
200 lembar saham BBCA pada harga Rp 33,975 (total Rp 6,795,000)
500 lembar saham ICBP pada harga Rp 9,725 (total Rp 4,862,500)
600 lembar saham UNVR pada harga Rp 7,525 (total Rp 4,515,000)
72,300 lembar saham WEGE pada harga Rp 274 (total Rp 19,810,200)
Atas pembelian dengan total sebesar Rp 41,262,700 tersebut, dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 61,894
Konfirmasi transaksi pembelian saham 18 Desember 2020
Berikut Catatan Transaksi yang telah diperbaharui dengan data transaksi pembelian saham di atas.
Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir Minggu ini, kami hendak menyampaikan dulu transaksi penyaluran pinjaman P2P lewat Koinworks sebesar Rp 2,700,000.
Status pinjaman via Koinworks
Per akhir Minggu ke-89 (13 Desember 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +3,387,522 (+1.04% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 329,953,603. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +3,312,000)
ADMF turun Rp -130,000
ASII turun Rp -125,000
BBCA naik Rp +1,035,000
BBRI turun Rp -134,000
BJBR naik Rp +2,784,000
ICBP turun Rp -262,500
PWON naik Rp +1,307,500
UNVR turun Rp -325,000
WIKA turun Rp -700,000
WSKT turun Rp -138,000
Pinjaman P2P (naik Rp +75,522)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp + 88,850
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -13,328
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P yang kami dapat sampai minggu lalu sebesar Rp 96,611 sudah kami lunasi. Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 13 Desember 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,938.33 (+2.20% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +2.51%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -8.20% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 13 Desember 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 13 Desember 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 13 Desember 2020
Setelah menyelesaikan berbagai kewajiban di awal bulan, kami bisa menyiapkan dana segar sebesar 10 juta Rupiah untuk dimasukkan ke dalam portofolio #ProyekDIRA. Karena nilai saham sudah naik cukup signifikan akhir-akhir ini, rencananya dana tersebut akan kami alokasikan seluruhnya untuk pinjaman P2P lewat Amartha dan Koinworks.
Per akhir Minggu ke-88 (6 Desember 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +2,201,609 (+0.68% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 326,566,081. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +2,107,500)
ADMF turun Rp -455,000
ASII naik Rp +750,000
BBCA naik Rp +15,000
BBRI naik Rp +201,000
BJBR naik Rp +288,000
ICBP turun Rp -1,365,000
PWON naik Rp +261,500
SRIL turun Rp -991,000
UNVR turun Rp -390,000
WIKA naik Rp +2,275,000
WSKT naik Rp +1,518,000
Pinjaman P2P (naik Rp +93,315)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +109,782
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -16,467
Lainnnya (naik +794)
Bunga dari kas yang mengendap sebesar Rp +993
Pajak atas bunga dari kas mengendap sebesar Rp -199
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 6 Desember 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,810.48 (+0.47% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +1.46%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -10.18% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 6 Desember 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 6 Desember 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 6 Desember 2020
Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir Minggu ini, kami hendak menyampaikan dulu transaksi penyaluran pinjaman P2P lewat Koinworks sebesar Rp 2,600,000.
Status pinjaman via Koinworks
Per akhir Minggu ke-87 (29 November 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +14,664,545 (+4.74% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 324,364,472. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +14,567,200)
ADMF naik Rp +1,495,000
ASII turun Rp -875,000
BBCA turun Rp -645,000
BBRI naik Rp +1,675,000
BJBR naik Rp +2,496,000
ICBP naik Rp +1,050,000
PWON naik Rp +1,046,000
SRIL naik Rp +1,189,200
UNVR naik Rp +65,000
WIKA naik Rp +4,725,000
WSKT naik Rp +2,346,000
Pinjaman P2P (naik Rp +97,345)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +114,524
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -17,179
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 29 November 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,783.34 (+3.80% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +0.77%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -10.60% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 29 November 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 29 November 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 29 November 2020
Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir Minggu ini, kami hendak menyampaikan dulu transaksi penyaluran pinjaman P2P lewat Koinworks sebesar Rp 2,500,000.
Per akhir Minggu ke-86 (22 November 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +8,953,565 (+2.98% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 309,699,927. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +8,854,800)
ADMF naik Rp +1,625,000
ASII turun Rp -875,000
BBCA naik Rp +630,000
BBRI naik Rp +134,000
BJBR turun Rp -192,000
ICBP naik Rp +840,000
PWON naik Rp +2,301,200
SRIL naik Rp +1,585,600
UNVR turun Rp -65,000
WIKA naik Rp +525,000
WSKT naik Rp +2,346,000
Pinjaman P2P (naik Rp +98,765)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +204,429
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -30,664
Reversal transaksi “Bonus Koin dari KoinWorks (3 Agustus 2020)” sebesar Rp -75,000
Kami menemukan satu kesalahan terkait cara kerja Koin pada KoinWorks. Sebelumnya kami mengira bahwa Koin tersebut merupakan “promo” yang diberikan oleh KoinWorks kepada pengguna baru, sehingga kami catat sebagai Pendapatan. Namun setelah membaca halaman Pusat Informasi KoinWorks, kami baru paham bahwa Koin tersebut sifatnya hanya “pinjaman” dan bukan “pemberian”, sehingga harusnya dicatat sebagai Liabilitas. Karena itu, minggu ini kami lakukan reversal untuk menghapus nilai pendapatan yang dicatatkan pada 3 Agustus 2020 kemarin sebesar RP -75,000.
Cara kerja Koin (dari halaman Pusat Informasi KoinWorks)
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 22 November 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,571.66 (+2.03% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -3.78%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -13.87% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 22 November 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 22 November 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 22 November 2020
Sebelum melaporkan posisi portofolio per akhir Minggu ini, kami hendak melaporkan dulu transaksi penyaluran pinjaman P2P lewat Amartha & Koinworks sebagai berikut :
Pinjaman P2P ke Bu Sri Sumarni (Solo, JATENG) via Amartha sebesar Rp 3,500,000
Pinjaman P2P via Koinworks sebesar Rp 2,600,000
Status pinjaman ke Bu Sri Sumarni via AmarthaStatus Pinjaman P2P via Koinworks
Per akhir Minggu ke-85 (15 November 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +15,586,719 (+5.47% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 300,746,362. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +15,370,600)
ADMF turun Rp -65,000
ASII naik Rp +375,000
BBCA naik Rp +270,000
BBRI naik Rp +2,948,000
BJBR naik Rp +2,924,000
ICBP turun Rp -367,500
PWON naik Rp +1,778,200
SRIL naik Rp +396,400
UNVR turun Rp -845,000
WIKA naik Rp +2,712,500
WSKT naik Rp +5,244,000
Pinjaman P2P (naik Rp +230,539)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +215,340
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -32,301
Asuransi pinjaman P2P ke Bu Sri Sumarni sebesar Rp -52,500
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 15 November 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,461.06 (+2.35% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -6.56%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -15.58% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 15 November 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 15 November 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 15 November 2020
Per akhir Minggu ke-84 (8 November 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +9,980,035 (+3.76% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 275,159,643. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +9,818,300)
ADMF naik Rp +650,000
ASII naik Rp +2,000,000
BBCA naik Rp +1,530,000
BBRI naik Rp +1,340,000
BJBR naik Rp +481,500
ICBP naik Rp +472,500
PWON naik Rp +418,400
SRIL naik Rp +1,387,400
UNVR naik Rp +650,000
WIKA naik Rp +612,500
WSKT naik Rp +276,000
Pinjaman P2P (naik Rp +160,948)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +189,350
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -28,402
Lainnya (naik Rp +787)
Bunga dari kas mengendap sebesar Rp +984
Pajak atas bunga dari kas mengendap sebesar Rp -197
Utang pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P sebesar Rp 70,656 juga telah kami lunasi.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 8 November 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,335.53 (+4.04% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -11.41%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -17.52% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 8 November 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 8 November 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 8 November 2020
Setelah menyelesaikan berbagai kewajiban di awal bulan, kami bisa mengalokasikan dana segar sebesar 10 juta Rupiah untuk disuntikkan ke portofolio #ProyekDIRA. Rencananya seluruh dana tersebut akan kami gunakan untuk membeli saham.