Per akhir Minggu ke-67 (12 Juli 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +2,721,960 (+1.31% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 211,102,379. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +1,213,200)
- ADMF naik Rp +130,000
- ASII turun Rp -100,000
- BBCA naik Rp +990,000
- BBRI naik Rp +402,000
- ICBP turun Rp -420,000
- PWON turun Rp -541,200
- SRIL turun Rp -63,100
- UNVR naik Rp +65,000
- WIKA naik Rp +612,500
- WSKT naik Rp +138,000
Dividen Saham (naik Rp +1,594,880)
- Dividen ASII Rp +785,000 (5,000 lembar x Rp 157)
- Dividen WIKA Rp +891,712 (17,500 lembar x Rp 50,9555)
- Dividen WSKT Rp +95,377 (27,600 lembar x Rp 3.4557)
- Pajak atas dividen ASII, WIKA, & WSKT sebesar Rp -177,209 (10% x Rp 1,772,089)
Pinjaman P2P (turun Rp -71,658)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +48,050
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -7,208
- Biaya asuransi pinjaman P2P ke Bu Erwani & Bu Wahyuni sebesar Rp -112,500
Lainnya (turun Rp -14,462)
- Biaya transaksi pembelian saham ADMF & SRIL sebesar Rp -14,462.
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,031.26 (+1.16% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -17.75%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -22.22% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi































