Per akhir Minggu ke-43 (26 Januari 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -2,212,563, (-1.54% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 141,410,888. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -2,262,500)
ASII turun Rp -280,000
BBCA turun Rp -195,000
BBRI naik Rp +517,000
ICBP naik Rp +175,000
PWON turun Rp -396,000
UNVR turun Rp -450,000
WSKT turun Rp -1,633,500
Pinjaman P2P (naik Rp +49,938)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +58,750
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -8,812
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 26 Januari 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga melemah, dengan IHSG turun ke angka 6,244.11, (-0.76% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +1.71%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -3.47% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 26 Januari 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 26 Januari 2020
Per akhir Minggu ke-42 (19 Januari 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +2,883,938, (+2.05% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 143,623,451. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +2,851,000)
ASII naik Rp +700,000
BBCA naik Rp +450,000
BBRI naik Rp +1,034,000
ICBP naik Rp +70,000
PWON naik Rp +660,000
UNVR naik Rp +300,000
WSKT turun Rp -363,000
Pinjaman P2P (naik Rp +32,938)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +38,750
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -5,812
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 19 Januari 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 6,291.66, (+0.27% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +3.30%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -2.74% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 19 Januari 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 19 Januari 2020
Per akhir Minggu ke-41 (12 Januari 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -1,821,163, (-1.28% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 140,739,513. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -1,866,000)
ASII turun Rp -350,000
BBCA turun Rp -225,000
BBRI turun Rp -47,000
ICBP naik Rp +385,000
PWON turun Rp -132,000
UNVR turun Rp -650,000
WSKT turun Rp -847,000
Pinjaman P2P (naik Rp +44,838)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +52,750
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -7,912
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 12 Januari 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga melemah, dengan IHSG turun ke angka 6,274.94, (-0.77% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +1.23%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -3.00% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 12 Januari 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 12 Januari 2020
Mohon maaf sebelumnya, kami tidak bisa melaporkan portofolio #ProyekDIRA minggu lalu karena kami sedang ke luar kota & tidak membawa laptop. Laporan di bawah ini adalah laporan untuk minggu ke-39 & 40 yang digabung.
Pertama, kami laporkan terlebih dahulu transaksi yang telah diselesaikan. Pada tanggal 26 Desember 2019, kami :
Membeli 200 lembar saham WSKT pada harga Rp 1,490. Atas transaksi pembelian ini, dikenakan biaya sebesar Rp 449.
Menyalurkan pinjaman P2P (via Amartha) sebesar Rp 2,500,000 kepada Ibu Linda Anggreani di Konawe, Sulawesi Tenggara (rating A-, imbal hasil 12%). Status pinjaman saat ini sudah dicairkan dan sedang berjalan.
Status Pinjaman P2P kepada Bu Linda di Konawe, Sulawesi Tenggara
Per akhir Minggu ke-40 (5 Januari 2020), nilai total portofolio kami bertambah sebesar Rp +1,475,576, atau naik sebesar +1.05% dari 2 minggu sebelumnya (akhir Minggu Ke-38) menjadi Rp 142,560,676. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +1,419,500)
ASII naik Rp +70,000
BBCA naik Rp +420,000
BBRI naik Rp +282,000
ICBP turun Rp -385,000
PWON turun Rp -132,000
UNVR naik Rp +500,000
WSKT naik Rp +963,500
Pinjaman P2P (naik Rp +56,525)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +66,500
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -9,975
Lainnya
Biaya transaksi pembelian saham WSKT sebesar Rp -449 (0.15% x Rp 299,000)
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 5 Januari 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga naik, dengan IHSG menguat ke angka 6,323.47, atau naik +0.62% dari 2 minggu sebelumnya (akhir Minggu Ke-38). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +2.54%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -2.25% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 5 Januari 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 5 Januari 2020
Per akhir Minggu ke-38 (22 Desember 2019), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +2,540,138 (+1.83% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 141,085,100. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +2,286,500)
ASII naik Rp +210,000
BBCA naik Rp +900,000
BBRI naik Rp +376,000
ICBP naik Rp +105,000
UNVR naik Rp +160,000
WSKT naik Rp +535,500
Dividen Saham (naik Rp +208,800)
Dividen UNVR Rp +172,000 (400 lembar x Rp 430)
Dividen BBCA Rp +60,000 (600 lembar x Rp 100)
Pajak atas dividen Rp -23,200 (10% x Rp 232,000)
Pinjaman P2P (naik Rp +44,838)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +52,750
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -7,912
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 22 Desember 2019
Bursa saham secara keseluruhan juga naik cukup signifikan, dengan IHSG menguat ke angka 6,284.37 (naik +1.40% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami naik +1.48%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -2.85% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 22 Desember 2019
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 22 Desember 2019
Per akhir Minggu ke-37 (15 Desember 2019), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +710,911 (+0.52% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 138,544,962. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +676,500)
ASII naik Rp +210,000
BBCA turun Rp -105,000
BBRI naik Rp +517,000
ICBP naik Rp +35,000
PWON naik Rp +132,000
UNVR turun Rp -410,000
WSKT naik Rp +297,500
Pinjaman P2P (naik Rp +33,788)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +39,750
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -5,962
Lainnya (naik Rp +623)
Bunga dari kas yang mengendap sebesar Rp +779
Pajak atas bunga dari kas yang mengendap sebesar Rp -156
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 15 Desember 2019
Bursa saham secara keseluruhan juga naik, dengan IHSG menguat ke angka 6,197.32 (naik +0.17% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -0.35%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -4.20% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 15 Desember 2019
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 15 Desember 2019
Per akhir Minggu ke-36 (8 Desember 2019), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +4,160,613 (+3.11% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 137,834,052. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +4,131,500)
ASII naik Rp +770,000
BBCA naik Rp +345,000
BBRI naik Rp +376,000
ICBP naik Rp +140,000
UNVR naik Rp +180,000
WSKT naik Rp +2,320,500
Pinjaman P2P (naik Rp +29,113)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar +34,250
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -5,138
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 8 Desember 2019
Bursa saham secara keseluruhan juga naik cukup signifikan, dengan IHSG menguat ke angka 6,186.87 (naik +2.91%% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -0.86%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -4.36% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 8 Desember 2019
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 8 Desember 2019
Per akhir Minggu ke-35 (1 Desember 2019), nilai total portofolio kami turun cukup tajam sebesar Rp -3,290,588 (-2.40% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 133,673,439. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -3,318,000)
ASII turun Rp -350,000
BBCA turun Rp -75,000
BBRI turun Rp -564,000
ICBP turun Rp -140,000
PWON turun Rp -264,000
UNVR turun Rp -140,000
WSKT turun Rp -1,785,000
Pinjaman P2P (naik Rp +27,412)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar +32,250
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -4,838
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 1 Desember 2019
Bursa saham secara keseluruhan juga turun, dengan IHSG melemah ke angka 6,011.83 (turun -1.45% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -3.85%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -7.06% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 1 Desember 2019
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Per akhir Minggu ke-34 (24 November 2019), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -362,213 (-0.26% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 136,964,027. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -396,000)
ASII naik Rp +280,000
BBCA naik Rp +90,000
BBRI naik Rp +564,000
ICBP naik Rp +35,000
PWON turun Rp -264,000
UNVR turun Rp -30,000
WSKT turun Rp -1,071,000
Pinjaman P2P (naik Rp +33,787)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar +39,750
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -5,963
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 24 November 2019
Bursa saham secara keseluruhan juga turun, dengan IHSG melemah ke angka 6,100.24 (turun -0.46% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -1.49%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -5.70% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 24 November 2019
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 24 November 2019
Mohon maaf, karena berbagai kesibukan kami tidak bisa melaporkan transaksi yang terjadi minggu ini dengan tepat waktu.
Awal Minggu ke-33, kami menyuntikkan modal tambahan sebesar Rp 20,000,000 sehingga kami memulai Minggu ke-33 dengan nilai portofolio sebesar Rp 137,188,711. Berikut rincian alokasinya :
Rp 15,000,000 untuk pembelian saham lewat Stockbit/Sinarmas Sekuritas
Rp 5,000,000 untuk pinjaman P2P melalui Amartha
Kami telah menyelesaikan transaksi pembelian 264 lot (26,400 lembar) saham PWON pada harga Rp 570 per lembar saham. Atas pembelian saham ini dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 22,572.
Untuk pinjaman P2P, kami telah mengalokasikan dana sebagai berikut :
Rp 2,500,000 kepada Bu Karwi (rating A) di Banyumas, Jawa Tengah
Rp 3,000,000 kepada Bu Riyanti (rating A) di Klaten, Jawa Tengah
Pinjaman tersebut sudah dicairkan dan status saat ini sedang berjalan.
Status pinjaman kepada Bu Karwi & Bu Riyanti
Per akhir Minggu ke-33 (17 November 2019), nilai total portofolio kami sedikit naik sebesar Rp +137,528 (+0.10% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 137,326,239. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +138,000)
ASII turun Rp -280,000
BBCA turun Rp -15,000
BBRI naik Rp +470,000
ICBP naik Rp +175,000
PWON naik Rp +396,000
UNVR turun Rp -370,000
WSKT turun Rp -238,000
Pinjaman P2P (naik Rp +22,100)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar +26,000
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -3,900
Lainnya
Biaya transaksi pembelian saham PWON sebesar Rp -22,572
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P, akan kami bayarkan nanti di akhir tahun sebelum melaporkan SPT, jadi saat ini kami bukukan terlebih dahulu sebagai Kewajiban (Utang).
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 17 November 2019
Bursa saham secara keseluruhan justru turun, dengan IHSG yang turun ke angka 6,128.35 (turun -0.80% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -1.23%, masih unggul sementara atas IHSG yang turun -5.26% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 17 November 2019
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 17 November 2019