Per akhir Minggu ke-70 (2 Agustus 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -688,925 (-0.31% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 222,837,177. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -737,800)
ADMF naik Rp +170,000
ASII naik Rp +500,000
BBCA naik Rp +420,000
BBRI naik Rp +469,000
ICBP naik Rp +52,500
SRIL turun Rp -213,300
UNVR naik Rp +910,000
WIKA turun Rp -700,000
WSKT turun Rp -2,346,000
Pinjaman P2P (naik Rp +48,875)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +57,500
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -8,625
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 2 Agustus 2020
Bursa saham secara keseluruhan justru menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,149.63 (+1.31% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -17.03%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -20.39% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 2 Agustus 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 2 Agustus 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 2 Agustus 2020
Per akhir Minggu ke-69 (26 Juli 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -1,953,607 (-0.87% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 223,526,102. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -1,999,600)
ADMF naik Rp +117,500
ASII turun Rp -750,000
BBCA turun Rp -60,000
BBRI turun Rp -67,000
ICBP turun Rp -210,000
SRIL turun Rp -71,100
UNVR turun Rp -195,000
WIKA turun Rp -350,000
WSKT turun Rp -414,000
Pinjaman P2P (naik Rp +55,505)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +65,300
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -9,795
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 26 Juli 2020
Bursa saham secara keseluruhan justru menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,082.99 (+0.07% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -16.78%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -21.42% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 26 Juli 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 26 Juli 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 26 Juli 2020
Per akhir Minggu ke-68 (19 Juli 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +4,377,330 (+2.07% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 215,479,709. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +4,306,100)
ADMF naik Rp +552,500
ASII naik Rp +1,850,000
BBCA turun Rp -240,000
BBRI turun Rp -67,000
ICBP naik Rp +105,000
PWON naik Rp +811,800
SRIL naik Rp +322,800
UNVR naik Rp +520,000
WIKA naik Rp +175,000
WSKT naik Rp +276,000
Pinjaman P2P (naik Rp +71,230)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +83,800
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -12,570
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 19 Juli 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,079.59 (+0.96% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -16.05%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -21.48% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 19 Juli 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 19 Juli 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 19 Juli 2020
Bulan ini kami dapat menekan beberapa pos pengeluaran, sehingga ada sisa tabungan yang dapat dimasukkan ke portofolio #ProyekDIRA untuk diinvestasikan. Kami akan menambahkan dana segar sebesar 10 juta Rupiah, sehingga kami nanti akan memulai Minggu ke-69 dengan nilai portofolio sebesar Rp 225,479,709.
Separuh dana tersebut akan kami investasikan ke saham, sedangkan separuhnya akan kami alokasikan ke pinjaman P2P lewat KoinWorks.
Berbeda dengan Amartha yang fokus menyalurkan pinjaman untuk membantu usaha ibu-ibu dengan skala kecil, KoinWorks menyediakan 4 pilihan pinjaman :
KoinBisnis : Pinjaman yang bertujuan membantu mengembangkan bisnis seperti pembelian persediaan dsb.
KoinInvoice : Salah satu jenis pinjaman untuk KoinBisnis, namun lebih fokus untuk menjaga arus kas usaha tetap lancar sembari menunggu pembayaran tagihan dari pelanggan. Pinjaman jenis ini jumlahnya paling banyak.
KoinPintar : Pinjaman yang bertujuan membantu biaya pendidikan. Biasanya pinjaman disalurkan lewat kerjasama dengan lembaga pendidikan tertentu.
KoinEmployee : Pinjaman untuk karyawan/perorangan untuk memenuhi kebutuhan pribadi.
Per akhir Minggu ke-67 (12 Juli 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +2,721,960 (+1.31% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 211,102,379. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +1,213,200)
ADMF naik Rp +130,000
ASII turun Rp -100,000
BBCA naik Rp +990,000
BBRI naik Rp +402,000
ICBP turun Rp -420,000
PWON turun Rp -541,200
SRIL turun Rp -63,100
UNVR naik Rp +65,000
WIKA naik Rp +612,500
WSKT naik Rp +138,000
Dividen Saham (naik Rp +1,594,880)
Dividen ASII Rp +785,000 (5,000 lembar x Rp 157)
Dividen WIKA Rp +891,712 (17,500 lembar x Rp 50,9555)
Dividen WSKT Rp +95,377 (27,600 lembar x Rp 3.4557)
Pajak atas dividen ASII, WIKA, & WSKT sebesar Rp -177,209 (10% x Rp 1,772,089)
Pinjaman P2P (turun Rp -71,658)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +48,050
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -7,208
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 12 Juli 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,031.26 (+1.16% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -17.75%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -22.22% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 12 Juli 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 12 Juli 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 12 Juli 2020
Setelah menyuntikkan modal tambahan sebesar Rp 15,000,000, berikut catatan transaksi yang kami selesaikan hari ini.
Pembelian Saham
1,300 lembar saham ADMF pada harga Rp 7,200 (total Rp 9,360,000)
3,100 lembar saham SRIL pada harga Rp 198 (total Rp 613,800)
Atas pembelian dengan total sebesar Rp 9,973,800 tersebut, dikenakan biaya transaksi sebesar Rp 14,462.
Konfirmasi Transaksi Pembelian Saham Tanggal 6 Juli 2020
Pinjaman P2P
Penyaluran pinjaman P2P kepada Bu Erwani di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan sebesar Rp 4,000,000. Status pinjaman saat ini sedang menunggu pencairan.
Penyaluran pinjaman P2P kepada Bu Wahyuni di Solo, Jawa Tengah sebesar Rp 3,500,000. Status pinjaman saat ini sedang menunggu pencairan.
Asuransi pinjaman P2P sebesar Rp 112,500.
Status Pinjaman Kepada Bu Wahyuni & Bu Erwani
Berikut Catatan Transaksi yang telah diperbaharui dengan data transaksi pembelian saham di atas.
Per akhir Minggu ke-66 (5 Juli 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +137,355 (+0.07% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 193,380,419. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +96,300)
ASII turun Rp -250,000
BBCA naik Rp +675,000
BBRI naik Rp +134,000
ICBP naik Rp +420,000
PWON turun Rp -270,600
SRIL naik Rp +101,400
WIKA turun Rp -437,500
WSKT turun Rp -276,000
Pinjaman P2P (naik Rp +41,055)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +48,300
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -7,245
Pajak atas imbal hasi pinjaman P2P di bulan Juni sebesar Rp 31,981 telah kami lunasi minggu ini.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 5 Juli 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 4,973.79 (+1.42% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -18.81%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -23.11% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 5 Juli 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 5 Juli 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 5 Juli 2020
Setelah menyelesaikan berbagai kewajiban di awal bulan, kami bisa menyisakan tabungan sebesar 15 Juta Rupiah untuk disuntikkan ke #ProyekDIRA, jadi kami memulai Minggu ke-67 dengan nilai portofolio sebesar Rp 208,380,419. Rencananya dana tersebut akan kami alokasikan dengan pembagian sebagai berikut :
Per akhir Minggu ke-65 (28 Juni 2020), nilai total portofolio kami turun sebesar Rp -2,471,228 (-1.26% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 193,243,064. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (turun Rp -2,517,200)
ASII naik Rp +50,000
BBCA naik Rp +210,000
BBRI turun Rp -469,000
ICBP naik Rp +630,000
PWON turun Rp -992,200
SRIL turun Rp -253,500
UNVR turun Rp -390,000
WIKA turun Rp -612,500
WSKT turun Rp -690,000
Pinjaman P2P (naik Rp +61,030)
Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +71,800
Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -10,770
Lainnya (turun Rp -15,058)
Biaya transaksi pembelian saham SRIL sebesar Rp -15,058
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.
Daftar Aset, Kewajiban, & Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan per tanggal 28 Juni 2020
Bursa saham secara keseluruhan juga melemah, dengan IHSG turun ke angka 4,904.09 (-0.77% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -18.87%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -24.19% pada periode yang sama.
Perbandingan Performa Historis #ProyekDIRA vs IHSG sampai tanggal 28 Juni 2020
Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.
Laporan Neraca & Laba/Rugi per tanggal 28 Juni 2020Catatan Transaksi sampai tanggal 28 Juni 2020
Hi dengan Rizka di sini, tapi aku mau ceritain pengalamannya Ardhi. Hari ini dia WFH, untuk makan siangnya dia pengen bebek sama ayam pesen lewat grabfood.
Setelah pesan makanannya, tidak lama kemudian sekitar 10 menit, mendadak pesanannya diselesaikan sama si driver. Ardhi kaget juga kok tiba-tiba diselesaikan, tapi driver nggak kelihatan di sekitar tempat dia nunggu. Kemudian Ardhi nunggu sekitar 30 menit dan masih nggak ada juga drivernya.
Bisa kebayang sih, siang-siang laper dan panas nunggu di bawah tapi nggak dateng-dateng makanan yang dipesan, tanpa ada informasi pula. 30 menit nunggu tanpa kejelasan, Ardhi ngasih bintang 1 untuk si drivernya. Terus Ardhi pesen lagi menu yang sama di resto yang sama.
Tiba-tiba nggak sampai 5 menit kemudian, bapak driver yang pertama muncul nganterin makanan. Ardhi awalnya ya agak kesel sih sama si driver, tapi pas udah dateng kok jadi merasa gak enak karena Bapaknya udah repot-repot datang, bukannya mangkir seperti dugaan awal tadi.
Karena udah terlanjur ngasih bintang 1, dia mau edit supaya bapaknya nggak diputus mitra. Caranya dari menu pesanan yang tadi, pencet Contact grab, lalu biar cepet telpon ke CS melalui HUBUNGI KAMI. Alhamdulillah pas malam udah ada email masuk kalau laporannya dicabut dan bapaknya juga WA kalau udah dapet satu orderan lagi tadi sore.
Cara telepon ke CS Grab untuk menjelaskan pembatalan bintang 1