Sebelum melaporkan kondisi portofolio, kami ingin menyampaikan terlebih dahulu transaksi penyaluran pinjaman P2P ke Bu Nani (Majalengka, JABAR) via Amartha yang kami lakukan hari Sabtu, 24 Oktober 2020 sebesar Rp 3,000,000.

Status pinjaman saat ini sedang menunggu pencairan.
Per akhir Minggu ke-82 (25 Oktober 2020), nilai total portofolio kami naik sebesar Rp +4,454,422 (+1.71% dari minggu sebelumnya) menjadi Rp 264,675,659. Berikut detailnya :
Laba/Rugi Saham yang Belum Direalisasikan (naik Rp +4,322,200)
- ADMF naik Rp +65,000
- ASII naik Rp +2,350,000
- BBCA naik Rp +30,000
- BBRI naik Rp +268,000
- BJBR naik Rp +160,500
- ICBP turun Rp -52,500
- PWON naik Rp +1,255,200
- UNVR turun Rp -195,000
- WIKA turun Rp -525,000
- WSKT naik Rp +966,000
Pinjaman P2P (naik Rp +132,222)
- Imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp +90,850
- Pajak atas imbal hasil pinjaman P2P sebesar Rp -13,628
- Asuransi pinjaman P2P ke Bu Nani (Majalengka, JABAR) sebesar Rp -45,000
- Voucher promosi Amartha sebesar Rp +100,000
Terkait pajak atas imbal hasil yang didapat dari pinjaman P2P setiap minggunya, akan kami bukukan terlebih dahulu sebagai utang dan kami lunasi sesuai tenggat waktu di bulan berikutnya.

Bursa saham secara keseluruhan juga menguat, dengan IHSG naik ke angka 5,112.19 (+0.17% dari minggu sebelumnya). Dihitung sejak kami memulai #ProyekDIRA ini (awal April 2019), performa overall portofolio kami turun -14.78%, sedikit lebih baik dari IHSG yang turun -20.97% pada periode yang sama.

Berikut Laporan Neraca, Laporan Laba/Rugi, serta Catatan Transaksi yang telah diperbaharui. Laporan tersebut juga dapat diakses dalam format Google Sheets di sini.


Rizka & Ardhi


































